Neneng: Iwa Karniwa Minta Uang Lebih untuk Muluskan Proyek Meikarta

Neneng Hassanah sendiri mengaku mengetahui bahwa Iwa Karniwa meminta uang Rp1 miliar sebagai ongkos persetujuan RDTR tersebut.

Sidang Lanjutan Iwa Kartiwa di Ruang Sidang I, Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin (3/2/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Sidang lanjutan kasus suap dana mega proyek Meikarta, dengan menghadirkan 7 orang saksi untuk membuka teka teki aliran dana tersebut. Pemanggilan 7 orang saksi tersebut diduga akan membuka benang merang terhadap teka-teki aliran dana Meikarta tersebut.

Terpidana enam tahun penjara kasus suap Meikarta gelombang pertama, Neneng Hassanah Yasin selaku mantan Bupati Bekasi yang hadir sebagai saksi mengatakan bahwa Terdakwa Iwa Karniwa sempat meminta uang lebih untuk mengurus izin Meikarta.

Baca Juga:

Kadis Damkar Kabupaten Bekasi Akui Terima Rp 1 M Meikarta

Pembangunan Waduk Kuningan Sudah 88.35 Persen



Neneng mengatakan hal tersebut saat menjelaskan tentang saran yang ia diberikan kepada Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi Nurlaili. Saat itu ia meminta Neneng Rahmi agar mencari alternatif lain karena Iwa meminta uang lebih.

"Katanya ada bahasa minta lebih," ucap Neneng saat persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Senin (3/2/2020).

Seperti diketahui, Iwa Karniwa menjadi terdakwa atas dugaan suap yang menjeratnya. Dalam kasus ini, Iwa diduga memiliki peran sebagai penghubung agar Pemerintah Kabupaten Bekasi bisa mendapat persetujuan substansi dari Gubernur Jawa Barat atas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kasus Meikarta Sekda Jabar Iwa Karniwa Pengadilan Tipikor Bandung Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Audiensi Dengan Salim Group, Sekda Jabar Bahas Investasi Kelapa

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi