aqua

Jokowi: Informasi Data Corona Jangan Ada yang Ditutupi

Gugus Tugas Covid-19 harus menyampaikan informasi secara transparan.

Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Rapat Terbatas (Ratas) secara online, pada Senin (20/4/2020). (Foto: Humas Setkab)

JABARNEWS | BANDUNG - Presiden Jokowi menegaskan tidak boleh ada data mengenai virus corona dan dampaknya yang ditutupi. Dia meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan informasi secara transparan.

"Mengenai komunikasi yang terbuka, sistem data dan informasi yang terbuka kepada semua pihak. Jangan ada yang menganggap lagi kita menutupi. Tidak ada sejak awal kita menutupi masalah yang ada," kata Jokowi dilansir dari laman Liputan6.com, Senin (20/4/2020).

Baca Juga:

Babinkantibmas di Purwakarta Terus Sampaikan 'Pesan Ibu' Tentang 3M

Waduh! 43 Nakes di Kota Bandung Terpapar Positif Covid-19



Selain itu, Jokowi meminta distribusi bantuan logistik bagi masyarakat tidak terhambat. Dia ingin stok pangan cukup pada Ramadan.

"Pastikan distribusi logistik, kelancaran produksi betul-betul tak ada hambatan di lapangan. Stok pangan cukup, pastikan. Agar kita memasuki bulan Ramadan ini betul-betul memiliki kepastian stok pangan," ucap dia.

Tak hanya itu, Jokowi menegaskan program bantuan sosial yang dirancang pemerintah harus tepat sasaran. Bansos harus sampai ke tangan masyarakat yang paling terkena dampak pandemi Covid-19.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Presiden Jokowi Joko Widodo Data Corona Jangan Ditutupi Harus Transparan Gugus Tugas Covid-19 Virus Corona Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi