Polemik Bangub, Forum RW Kota Bandung: Kami Tak Dianggap

Sebaiknya bangub tersebut dikembalikan daripada menjadi masalah baru dikalangan warga setempat.

Petugas pos dan ojek online (ojol) untuk menyalurkan bansos dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. (Foto: Humas Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Forum RW Kota Bandung menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, tidak ada lagi kepercayaan kepada para RW dan RT. Pasalnya, dari awal pembagian bantuan gubernur (bangub) tidak melibatkan para RW untuk masalah pendataan warga yang berhak menerima bantuan tersebut sehingga terjadi polemik di warga.

Ketua Forum RW Kota Bandung, Robbiana Dani mengatakan, seharusnya Ridwan Kamil mengajak forum RW/RT untuk melihat kondisi warga supaya pembagian bantuan dapat diterima secara menyeluruh dan untuk mencari solusi atas keributan yang terjadi saat ini.

Baca Juga:

Dinsos Cianjur Ajukan Bantuan Rehab Rutilahu 92 KK

Belasan Tahun Tinggal Dengan Ayam, Bupati Cianjur Salurkan Bantuan Rutilahu



"RT/RW tidak dianggap oleh pemerintah padahal RT/RW-lah garda terdepan. Tapi kenyataaannya pendapatnya tidak pernah dihargai, didengar," kata Dani saat dihubungi jabarnews.com, Kamis (23/4/2020).

Menurutnya, dengan tidak melibatkan para RT/RW maka yang akan terjadi adalah penolakkan karena dari pendataan sudah salah, sehingga pendistribusiannya mengakibatkan kecemburuan sosial di warga, karena ada warga yang kurang mampu malah tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Oleh karena itu, Dani menilai sebaiknya bangub tersebut dikembalikan daripada menjadi masalah baru dikalangan warga setempat.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bantuan Sosial Virus Corona Covid-19 Pandemi Corona PT Pos Indonesia Kecamatan Bojongloa Kaler Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Polda Jabar Telusuri Dugaan Tipikor Bupati Bandung Barat

Plt Bupati Cianjur Tegaskan Bantuan KPM Jangan Disunat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi